Pemda Konsel Bersama DPRD Gelar Rapat Paripurna Penyerahan RAPBD-P TA 2018

107
Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga saat mnyerahkan RAPBD Perubahan TA. 2018 kepada Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo.

SUARAWONUASULTRA.COM, ANDOOLO – Pemerintah Daerah Konawe Selatan (Konsel), bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel, menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyerahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tahun Anggaran (TA) 2018, Kamis (13/9).

Samsu Sp.,M.Si sebagai juru bicara yang diamanatkan oleh kedelapan Fraksi DPRD Konsel, menyampaikan bahwa Pemandangan Umum ini merupakan mekanisme dan prosedur dalam rangka penyusunan perencanaan dan penetapan APBD TA. 2019.

“Semua fraksi berharap agar program dan kegiatan pada penyusunan KUA-PPAS 2019, lebih difokuskan pada dukungan pencapaian sasaran strategis daerah sesuai RPJMD Tahun 2016-2021 dengan capaian kinerja lebih menyentuh kepada kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, secara keseluruhan delapan Fraksi berpandangan bahwa pada tahun 2019, kebijakan keuangan daerah, selain diarahkan pada kelanjutan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang bersifat multiyears juga hendaknya lebih difokuskan pula pada sasaran upaya mengatasi masalah-masalah mendasar untuk menjadi prioritas pembangunan daerah.

“Diantaranya masih terdapat beberapa ruas jalan kabupaten yang mengalami rusak berat, pengaspalan ibukota kecamatan seperti kecamatan tinanggea, laeya dan konda, peningkatan akses dan mutu pendidikan, peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga pendidik dan kesehatan, peningkatan produktivitas dan daya saing sektor pertanian dan sektor peternakan serta industri pengolahan,” ungkapnya.

Selanjutnya kedelapan fraksi menyarankan kepada pemda agar mempertimbangkan pengalokasian anggaran melalui APBD tahun 2019 untuk pembangunan atau perbaikan balai dan kantor desa serta fasilitas pemerintah desa. Diharapkan Pemda khusunya OPD terkait melakukan perbaikan atau rehabilitasi sejumlah bendungan pengairan strategis, untuk mengairi hingga ratusan hektar padi sawah diantaranya bendungan di Desa Masagena Kecamatan Konda, yang kini kondisinya rusak parah dan tidak berfungsi lagi hingga mengakibatkan kurang lebih 350 Ha persawahan masyarakat mengalami kekeringan.

“Demikian pula bendungan dibeberapa desa pada Kecamatan Konda, laeya, Tinanggea, Ranomeeto, Angata, Mowila dan beberapa Kecamatan lainnya. Pemda melalui TAPD sebagai leading sektor penyusunan dan pembahasan KUA-PPAS Ta. 2019, untuk lebih pro aktif melakukan koordinasi dengan SKPD lainnya, untuk kepentingan kelancaran pembahasan terutama dalam kaitannya dengan data yang dibutuhkan. Dalam pembahasan nantinya,” terangnya.

Sementara iti, jawaban Pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS TA 2019. Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga mengatakan, terkait pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), tetap akan dialokasikan dibarengi evaluasi kinerja dan kedisiplinan para ASN, serta rencana perbaikan bendungan rusak yang terletak di Desa Masagena – Konda, dan yang terdapat di beberapa Desa di Kecamatan Ranomeeto, Angata dan Mowila agar ratusan ribu hektar sawah dapat lebih optimal produksinya.

“Serta menyelesaikan masalah mendasar, seperti kerusakan jalan, peningkatan akses dan mutu pendidikan, kuantitas dan kualitas tenaga pendidik, kesehatan, peningkatan sektor pertanian, peternakan, perikanan serta industri pengolahannya yang kesemuanya merupakan prioritas utama ditengah-tengah keterbatasan anggaran,” jelas Surunuddin.

Termasuk sambung dia, akan mempertimbangkan pembentukan UPTD bidang pengurusan Sampah, dengan memberikan dukungan sarana dan prasarana memadai, guna menangani permasalahan sampah di Konsel khususnya di Ranomeeto, sedangkan mengenai perbaikan maupun pembangunan sarana Balai Desa dan Kantor Desa pengalokasiannya melalui ADD, tapi bisa dipertimbangkan melalui APBD atas kesepakatan bersama.

“Demikian jawaban kami, semoga bisa memenuhi keinginan pihak legislatif dengan terus melakukan perbaikan kualitas dokumen, yang bukan saja bisa dipertanggung jawabkan secara yuridis tapi dapat juga dipertanggung jawabkan secara moral dan politik kepada masyarakat Konsel demi terwujudnya masyarakat sejahtera menuju Desa Maju Konsel Hebat” pungkas Surunuddin.


Reporter : 54PU

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here