Surunuddin : PHI Adalah Momentum Kebangkitan Bangsa

55
Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga, saat membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Peringatan Hari Ibu ke-90

SUARAWONUASULTRA.COM, ANDOOLO – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel), gelar upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-90 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ke-19, serta Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Ke-46, Rabu (26/12)

Bertindak sebagai pemimpin Upacara, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, yang membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, mengatakan bahwa Hari Ibu Indonesia. Lahir dari pergerakan bangsa Indonesia yang didalamnya terdapat peran perempuan, yang tidak terpisahkan untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini.

“Yang dibuktikan melalui kongres perempuan pertama, 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama, untuk mendorong kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Lanjutnya, momentum hari ibu ini untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai momentum kebangkitan bangsa, pengalangan rasa persatuan dan kesatuan. Serta gerak kaum perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. Dan sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, maka setiap tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai PHI nasional dan bukan hari libur.

“Yang diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan, untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksternal perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kewajiban perempuan. Serta dapat membantu mencegah terjadinya kekerasan dalam keluarga, dengan melibatkan laki-laki dalam gerakan/kampanye anti kekerasan dan pencapaian kesetaraan gender,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya PHI ini, tutup Surunuddin pihaknya berterima kasih dan penghargaan kepada 6 pimpinan organisasi perempuan, yaitu Oase, Kongres Wanita Indonesia (Kowani), TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dharma Wanita Pertiwi, Bhayangkari dan mitra kerja lainnya. Yang selalu bersama-sama terlibat dalam kegiatan ini, demi mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua DWP Konsel, Ariyati Sjarif, mengatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan yang dirangkaikan dengan PHI, HUT DWP dan Kesatuan Gerak KB-Kes, karena satu kesatuan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

“Yang bertujuan, untuk meningkatkan peran serta instansi pemerintah dan non pemerintah, untuk menempatkan perempuan pada posisi pengambil kebijakan, yang responsive gender serta penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap wanita sesuai UU No. 7 Tahun 1984,” jelasnya.

Adapun kegiatan dalam memeriahkan peringatan ini, jelas Ariyati, telah dilaksanakan berbagai jenis lomba diantaranya, lomba busana kain tenun, nasi goreng, lari jepit terong, paduan suara untuk SKPD dan TP PKK Kecamatan, serta lomba gendong istri untuk SKPD.

“Dan atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerjasama dan mendukung acara, mulai dari lomba hingga upacara hari ini,” tandasnya.


Reporter : 54PU

Publisher : ASTA

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here