Tiga ASN Di Bombana Absen Saat Pelantikan

170
Sekda Bombana Burhanudin Hs. Noy saat diwawancarai oleh awak media.

SUARAWONUASULTRA.COM, RUMBIA – Sekretaris Kabupaten Bombana Burhanudin Hs Noy, kembali melakukan pelantikan jabatan Administrasi, Pengawasan dan Fungsional pada lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di aula kantor Bupati, Kamis (16/8).

Dari 29 pejabat yang dilantik dan di kukuhkan, tercatat tiga diantaranya tidak hadir. Mereka adalah Rizam, Skm golongan III/C bertugas sebagai Sekretaris Kantor Kecamatan Rumbia, Kasmin Golongan III/b selaku Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Perlengkapan Kantor Kecamatan Kabaena tengah dan Hendrawan Golongan III/b Kepala Seksi Perekonomian dan Pengembangan Kantor Kecamatan Matausu.

Usai pelantikan, saat ditemui oleh awak media Burhanudin menjelaskan, pelantikan dan pengukuhan ini, untuk mengisi jabatan kosong sesuai dengan amanah PP No. 11 Tahun 2017, terkait manajemen ASN.

Mengenai tiga pejabat yang tidak hadir, berdasarkan keterangan pihak dari instansi tekhnis, dalam hal ini BKPSDM dua dia antaranya tidak hadir sebab tempat tugas mereka sangat jauh yakni pulau Kabaena.

“Dua orang ASN ini kemarin dihubungi via telepon, namun tidak tersambung dan memang di Kabaena tempat merek bertugas tidak ada jaringan,” ungkapnya.

Sementara lanjut dia, satunya lagi sudah diinformasikan bahwa akan ada pelantikan dan pengukuhan, namun setelah disampaikan hingga hari ini yang bersangkutan, tidak memberikan informasi terkait ketidak hadirannya.

“Sesuai aturan, bila mana seorang ASN yang akan dilantik tidak hadir sebanyak tiga kali, maka konsekuensi adalah SK yang sudah dibuat akan dianulir kembali dan bahkan yang bersangkutan tidak ada jaminan untuk mendapatkan jabatan,” tegasnya.

Ditambahkannya, mengenai pelantikan berikutnya kemungkinan akan dilakukan bulan depan lagi dan yang bersangkutan diundang kembali untuk dilantik.

“Kami akan undang lagi untuk dilantik, sebab ini sudah yang kedua kali yang bersangkutan tidak hadir,” terang mantan Kadis Perhubungan Provinsi Sultra itu.

Selain itu kata dia, Kabupaten Bombana ini, tercatat ada sekitar kurang lebih 60 jabatan yang kosong, diantaranya jabatan di Kelurahan dan Kecamatan, untuk pengisian jabatan tersebut tentunya harus dilakukan beberapa tahapan seleksi, sebagai mana diatur dalam peraturan yang berlaku.

“Kita uji dulu calon pejabat, yang akan menempati jabatan yang kosong itu dengan tujuan layak atau tidak seorang pejabat menduduki jabatan yang akan diisi,” tutupnya.


Reporter : Ode

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here