Tuntutan KBM Terkait Pembangunan Asrama Mahasiswa Jadi Prioritas Pemda dan DPRD Konsel

17
KBM Konsel saat melakukan orasi didepan Kantor DPRD Konsel

SUARAWONUASULTRA.COM, ANDOOLO – Massa aksi yang menamakan diri Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), menuntut keras pembangunan asrama mahasiswa Konsel, pasalnya selama ini Pemda setempat hanya memberikan janji, tanpa realisasi, Senin (2/9).

Demo yang sempat ricuh dengan aparat Kepolisian, hingga menyebabkan insiden pemukulan oleh Polisi kepada tiga orang mahasiswa itu, berlangsung di depan kantor DPRD Konsel, bertepatan dengan pelantikan 35 Anggota Dewan terpilih belum lama ini.

Ditegaskan Jenderal Lapangan KBM Jefry, terkait tuntutan mereka, pihaknya minta komitmen Ketua DPR dan Bupati Konsel, untuk membuat rekomendasi, pembebasan lahan untuk patokan, sambil menunggu pembangunan gedung dimaksud.

“Jadi kami tidak akan pulang, ini murni untuk kesejahteraan pemuda mahasiswa Konsel, sebelum ada komitmen untuk dibawa pulang. Dan ini tidak ada unsur politik,” tegasnya.

Menjawab hal itu, saat melakukan diskusi bersama DPRD dan KBM, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga menjelaskan, pihaknya sudah mendengar apa yang disampaikan itu, menurutnya bukan tidak menanggapi. Tapi lagi membuat penataan untuk mahasiswa Konsel, jadi lagi mendata mana yang benar-benar membutuhkan asrama dimaksud.

“Saya sudah suruh data Dinas Pendidikan, butuh berapa ruangan, jangan sampai dibuat 30 kamar dianggap tidak cukup lagi. Membangun asrama gampang, namun apakah itu prioritas atau kah kita ganti dengan tunjangan belajar pertahun mahasiswa kita. Dan ini kita lagi kaji,” jelasnya.

Pemda bersama DPRD Konsel saat menerima massa aksi terkait tuntutan pembangunan asrama mahasiswa

Lanjutnya, sekarang sudah saatnya peningkatan fokus SDM, mulai besok teman-teman mahasiswa cari tanah, untuk lokasi pembangunan asrama, nanti ada penilai berapa harganya, nanti sampaikan Sekda untuk pembayarannya. Jika sudah ada gambaran lokasi, Tahun ini juga desain gedung dibuat, dan paling lambat Januari 2020 sudah lelang.

“Yang mau dibicarakan berapa kamar, kalau keinginan saya 20 kamar sudah cukup, dan saya selalu berpikir 25 Tahun kedepan. Jadi cari lahan jangan salah-salah, minimal 1 hektar lahan untuk gedung tersebut,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, menambahkan, terkait gedung dimaksud memang Bupati sudah memikirkannya, namun itu butuh proses. DPRD dan Pemda sudah komitmen terkait masalah ini.

“Pembangunan gedung butuh waktu 3 bulan, pasalnya untuk anggaran 1 miliar butuh waktu 5 bulan tambah lelang 1 bulan, jadi artinya ini bukan janji palsu, lebih dari rasionalitas supaya adik-adik bisa terima,” paparnya.

Terakhir, untuk masalah tekhnis teman-teman mahasiwa silahkan menentukan berapa orang perwakilan, untuk bersama-sama membahas antara Pemda dan DPRD.

“Jadi keputusan hari ini, sudah ada solusi yakni pembangunan asrama Konsel akan dibahas dan dimasukan di APBD Konsel Tahun 2020, itemnya pembangun asrama dan pembebasan lahan,” tutupnya.


Reporter : 54PU

Publisher : ASTA

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here